Minggu, 24 April 2011

SEJARAH MASUK DAN BERKEMBANGNYA ISLAM DI INDONESIA


SEJARAH MASUK DAN BERKEMBANGNYA ISLAM DI INDONESIA


I. Pendahuluan
Tidak dapat disangkal bahwa islam merupakan komponen penting yang turut membentuk dan mewarnai corak kehidupan masyarakat Indonesia.
Keberhasilan Islam menembus dan mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia serta menjadikan dirinya sebagai agama utama bangsa ini merupakan prestasi luar biasa. Hal ini terutama bila dilihat dari segi letak geografis, dimana jarak Indonesia dengan negara asal Islam, jazirah Arab cukup jauh. Apalagi bila dilihat sejak dimulainya proses penyebaran Islam itu sendiri di kepulauan nusantara ini, belum terdapat suatu metode atau organisasi memperkenalkan Islam kepada masyarakat luas.
II. Pembahasan
A. Kondisi Religius Masyarakat Indonesia Pra-Islam
Bila ditinjau dari sudut arkeologi setelah zaman prasejarah berakhir di Indonesia lahirlah kebudayaan baru. Kebudayaan tersebut ditandai dengan datangnya orang-orang India sebagai pembawa kebudayaan Hindu, yaitu pengaruh alam pikiran dan tingkah laku orang-orang India yang datang ke Indonesia. Pengaruh ini menyebabkan perubahan cara hidup manusia Indonesia baik dalam tata cara hidup kemasyarakatan, perekonomian dan keagamaan.
Sudah sejak zaman prasejarah telah terdapat hubungan maritime antara India dan Indonesia. Diantara kedua bangsa tersebut terdapat kesamaan kebudayaan sehingga kedatangan mereka tidak dirasakan sebagai bangsa yang akan menguasai Indonesia.
Kedatangan orang-orang India ini tidak dapat ditetapkan secara pasti, akan tetapi dapat diperkirakan pada permulaan abad pertama sesudah masehi mereka telah mengunjungi kepulauan Indonesia. Pada abad ke IV sampai abad ke XV sesudah masehi pengaruhnya terhadap penduduk telah menemukan corak kehidupan tersendiri, lebih-lebih dalam lapangan keagamaan dan kebudayaan. Pada masa tersebut diatas, Indonesia terdiri dari kerajaan-kerajaan besar kecil berdiri sendiri atau dalam kesatuan kerajaan.
Bangunan candi-candi yang terdapat di Indonesia merupakan bukti adanya pengaruh Hindu. Fungsi candi-candi Indonesia-Hindu adalah sebagai tempat penguburan abu jenazah raja-raja. Raja-raja yang meninggal dibuatkan patung dan perwujudannya melambangkan dewa-dewa yang mereka puja semasa hidupnya.
Masyarakat Indonesia-Hindu menganggap rajanya sebagai dewa yang memerintah di dunia. Gelar-gelar kedewaan diberikan kepada raja-raja terutama setelah mereka meninggal dunia. Kepercayaan demikian menunjukkan adanya hubungan dengan tradisi kepercayaan pada masa pra Hindu, ketika mereka memuja ruh-ruh nenek moyang yang biasanya diwujudkan dalam patung-patung dan menhir-menhir di atas punden-punden berundak.
B. Masuknya Islam di Indonesia
Sejak zaman prasejarah, penduduk kepulauan Indonesia dikenal sebagai pelayar-pelayar yang sanggup mengarungi lautan lepas. Wilayah barat Nusantara dan sekitar Malaka sejak masa kuno merupakan wilayah yang menjadi titik perhatian, terutama karena hasil bumi yang dijual disana menarik bagi para pedagang, dan menjadi daerah lintasan penting antara cina dan India. Dan pelabuhan di Sumatera dan jawa antara abad ke-1 dan ke-7 Masehi sering disinggahi pedagang asing. Pedagang muslim asal Arab, Persia, India, juga ada yang sampai ke kepulauan Indonesia untuk berdagang sejak abad ke-7 Masehi.
Berikut ini beberapa pendapat tentang awal masuknya Islam ke Indonesia.
1. J.C. Van Leur
Menurutnya dari berbagai cerita perjalanan dapat diperkirakan bahwa sejak 674 M ada koloni-koloni Arab di barat laut sumatera, yaitu di barus, daerah penghasil kapur barus terkenal. Dari berita Cina bisa diketahui bahwa di masa dinasti Tang (abad ke 9-10) orang-orang Ta-Shih sudah ada di Kanton dan Sumatera. Ta-Shih adalah sebutan untuk orang-orang Arab dan Persia, yang ketika itu jelas sudah menjadi muslim.
2. Prof. Syed Naquib al-Attas
Catatan yang paling tua mengenai kemungkinan sudah bermukimnya orang-orang muslim di kepulauan Indonesia adalah bersumber laporan Cina tentang permukiman Arab di Sumatera utara yang dikepalai oleh seorang Arab pada tahun 55 atau 672 M.
3. Gerini
Seorang sejarawan dalam Further India and Indo Malay Archipelago, yang didukung penulis Harry W. Hazzard dalam “Atlas of Islamic History” menyatakan bahwa orang Islam yang pertama mengunjungi Indonesia amat boleh jadi adalah saudagar Arab dalam abad ke-7 M yang singgah di Sumatera ketika mengadakan perjalanan menuju Cina.
4. Thomas W. Arnold dalam bukunya The Preaching of Islam menyatakan bahwa aabd ke-7 M dipantai barat Pulau Sumatera sudah didapati suatu kelompok perkampungan orang-orang Arab
5. Pada seminar masuknya Islam di Indonesia yang diselenggarakan di Medan pada tahun 1963 menyimpulkan sebagai berikut :
a. Menurut sumber bukti yang baru, Islam pertama kali datang ke Indonesia pada abad ke-7 M dibawa oleh pedagang dan mubalig dari negeri Arab
b. Daerah yang pertama kali dimasuki ialah pantai barat pulau Sumatera yaitu daerah Barus, tempat kelahiran ulama besar yang bernama Hamzah Fansyuri.
c. Dalam proses pengislaman selanjutnya, orang-orang Islam bangsa Indonesia ikut aktif mengambil bagian yang berperan dan proses itu berjalan secara damai.

DOSA-DOSA BESAR DAN TAUBAT


DOSA-DOSA BESAR DAN TAUBAT

A. PENDAHULUAN
Hadits merupakan sumber hukum kedua setelah al-Qur’an, sudah seharusnya kita mempelajarinya, sebagaimana fungsi hadits sebagaimana fungsi hadits sebagai penjelas al-Qur’an, dalam hadits memuat gejala penjelasan tentang suatu hal yang dirasa mujmal atau sulit dipahami.
Dalam al-Qur’an telah dijelaskan berbagai macam dosa besar dan keharusan kita untuk bertaubat serta menjauhkan diri dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Dosa besar merupakan sesuatu dosa yang dalam al-Qur’an sudah diancam hukuman yang sangat berat dan tidak mendapat ampunan dari Allah, sebagai muslim kewajiban kita adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya sebagai wujud dari keimanan dan ketakwaan kita.

B. PEMBAHASAN
1. Dosa-Dosa Besar
a. Pengertian dosa-dosa Besar
Dosa besar adalah perbuatan-perbuatan yang oleh al-Qur’an dan as-Sunah diancam dengan siksaan yang sangat berat. Ancaman siksaan yang berat itu ialah ancaman untuk dimasukkan neraka, memperoleh laknat dari Allah.
b. Macam-macam dosa besar
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَأَكْلُ الرِّبَا وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ {اجرخه البخارى في كتاب الوصايا}
Artinya : “Dari Abi Hurairah Nabi Muhammad bersabda jauhilah kamu sekalian 7 perkara yang merusak, sahabat bertanya wahai Rasulullah dan itu apa, rasul menjawab : menyekutukan Allah, sihir, membunuh orang yang telah diharamkan oleh Allah kecuali dengan hak, memakan riba, makan harta bendanya anak yatim, berpaling pada hari pertempuran (lari), menyangka seorang perempuan mukmin berzina.”
Berdasarkan hadits diatas ada 7 macam dosa besar yang harus kita hindari, yaitu :
1) Menyekutukan Allah, sebagaimana kita yakini Allah mempunyai sifat yang berbeda dengan makhluk-Nya, adalah suatu dosa besar jika kita menyekutukannya.
2) Sihir, merupakan perbuatan yang merugikan orang lain dan lebih percaya kepada yang lain dari pada Allah.
3) Membunuh orang karena menghilangkan hak seseorang untuk hidup kecuali jika kita membunuh dengan suatu alasan yang dibenarkan syarat
4) Memakan riba, seseorang yang memakan riba ia telah mengambil sesuatu yang bukan haknya sekaligus merugikan orang lain
5) Memakan harta benda anak yatim hal tersebut termasuk perbuatan yang dilaknat oleh Allah.
6) Berpaling pada hari pertempuran, atau lari dari pertempuran, agama telah menganjurkan pada kita untuk berjihad, menjadi seorang syuhada.
7) Menyangka seorang perempuan mukmin berzina.
Adapun dosa besar menurut hadits Anas adalah :
أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْكَبَائِرِ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَقَتْلُ النَّفْسِ وَقَوْلُ الزُّورِ{اجرخه البخارى في كتاب الشهادات}
Dari Anas r.a Nabi Muhammad ditanya dari dosa-dosa besar, Nabi Muhammad menjawab menyekutukan Allah, durhaka kepada orang tua, membunuh orang dengan tidak benar dan saksi yang palsu.
Dosa-dosa besar menurut hadits diatas adalah :
1) Syirik kepada Allah
Syirik yaitu menserikatkan Allah baik mengenai dzat-Nya, sifat-Nya dengan sesuatu atau makhluk-Nya, syirik yang demikian oleh para ulama disebut syirik akbar atau syirik iqtiqady, perbuatan syirik ini mempunyai daya mengeluarkan seseorang dari golongan pemeluk agama dan mengekalkannya di neraka, karena dosanya tidak memperoleh ampunan dari Allah.
Di samping syirik akbar disebut syirik ashghar atau amaly yaitu mengerjakan sesuatu amal bukan karena Allah, tetapi karena manusia, syirik ini tidak sampai mengeluarkan orang yang bersangkutan dari golongan agama.
Pembagian syirik yang lain adalah syirik jali, yaitu syirik secara terang-terangan, contohnya menyembah pohon, patung dan sebagainya, yang kedua yaitu syirik khofi atau syirik secara samar-samar yaitu meminta pertolongan kepada selain Allah, contohnya pergi ke dukun agar dekat jodohnya.
Adapun cara untuk menghindari perbuatan syirik diantaranya selalu berpedoman kepada ajaran al-Qur’an, menjauhi orang-orang yang berbuat syirik dan memupuk iman yang ada dihati.
Yang dimaksud durhaka kepada orang tua adalah bermakiat kepada kedua orang tua, namun jika seorang anak enggan melaksanakan perintah kedua orang tuanya supaya menserikatkan Allah ia tidak mendurhakai kedua orang tuanya, walaupun pada lahirnya ia bermaksiat, sebab perintah kedua orang tuanya adalah perintah yang bertentangan dengan syariat.

3) Membunuh seseorang tanpa alasan yang dibenarkan
Allah menciptakan makhluk-Nya dengan segala hal dan kewajiban-Nya, termasuk hak untuk hidup, maka seseorang diharamkan untuk membunuh orang lain.
4) Saksi palsu
Islam mengajarkan kepada kita agar selalu bersifat jujur, karena dengan kejujuran itulah hidup kita akan tenang dan tentram, tidak dikejar-kejar rasa takut.
Sebuah kesaksian palsu dapat merugikan orang lain, orang yang seharusnya bersalah bebas dan yang seharusnya tidak bersalah menjadi terpidana.
Dalam al-Qur’an telah banyak ayat yang senantiasa mengajarkan pada kita untuk mengatakan apa yang kita ketahui diantaranya Ash-Shaf ayat 2
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لاَ تَفْعَلُونَ {الصف : 2}
Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan
Atau sabda Rasulullah SAW
قُلِ الْحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًا {رواه البخارى ومسلم}
Artinya : “katakan yang benar sekalipun itu pahit”
2. Taubat
a. Pengertian taubat
Taubat adalah meminta maaf atau mohon ampun kepada Allah dari perbuatan dosa yang telah kita lakukan.
Adapun cara bertaubat diantaranya :
1) Harus menghentikan maksiat
2) Harus menyesal atas perbuatan yang telah dilakukan
3) Maksimal bersungguh-sungguh tidak mengulangi perbuatan tersebut
4) Meminta maaf kepada orang yang bersangkutan, apabila dosanya sesama manusia.
b. Anjuran untuk beristighfar
عَنْ أَبِى بُرْدَةَ عَنْ رَجُلٍ مِنَ الْمُهَاجِرِيْنَ يَقُوْ لُ سَمِعْتُ النبي صلى الله عليه وسلم يقول يَاآيُهَـاالنَّاسُ تُوْبُوْا إِلَىاللهِ وَاسْتَغْفِرُوْ هُ فَإِنِّى اَتُوْبَ اِلَىالله وَاسْتَغْفِرُهُ فيِ كُلِّ يَوْمِ مِائَةَ اَوْ اَكْثَرَ مِنْ مِائَةَ مَرَّةِ {رواه احمد في مسند الكوفين}
Artinya : “Dari Abi Burdah dari seorang laki-laki dari sebagian sahabat Muhajirin beliau mengatakan kami telah mendengar Nabi Muhammad bersabda “Wahai ingatlah manusia, bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah dan mohonlah pengampunan kami sekalian kepada-Nya, maka sesungguhnya kami bertaubat kepada Allah dan kami mohon pengampunan kepada-Nya pada tiap hari 100 kali atau lebih”
Manusia adalah insan yang tempatnya salah dan lupa, banyak kesalahan yang kita lakukan, baik secara sengaja maupun tidak, kita sadari atau tidak. Sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah segera minta maaf, oleh sebab itu menurut hadits di atas kita dianjurkan untuk beristighfar 100 kali atau lebih.
Membiasakan hidup dengan senantiasa zikir kepada Allah, akan membawa ketenangan hari serta terjaga dari sikap dan tutur kata yang buruk, karena lisan kita telah terbiasa berkata yang baik, yaitu kalimat thayyibah dan hati kita senantiasa mengakui kesalahan dan kelemahan kita, sehingga kita menjadi orang yang rendah.
c. Bertaubat kepada Allah
َبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي إِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ هُمْ خَيْرٌ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً
Artinya : “Dari Abu Hurairah dari Rasulullah SAW bersabda : Allah yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman : “Aku menurut dugaan hambaku kepadaku, dan Aku bersamanya ketika ia ingat kepadaku, Demi Allah, sungguh Allah lebih suka kepada taubat hamba-Nya daripada salah seorang diantaramu yang menemukan barangnya yang hilang di padang. Barang siapa yang mendekatkan diri kepadaku sejengkal, maka Aku mendekatkannya sehasta, dan barangsiapa mendekatkan diri padaku sehasta, maka Aku mendekatkan diri padanya satu depa, dan barang siapa yang mendekatkan diri kepadaku dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari.
Adapun maksud dari hadits di atas adalah Allah selalu bersama hamba-Nya dengan rahmat, pertolongan, petunjuk, dan pemeliharaan kepedulian, dan barang siapa yang mendekatkan diri kepada Allah dengan taat, Allah akan memberinya rahmat, taufiq dan pertolongan. Jika ia menambah dalam bertaat maka Allah menambah taufiq dan rahmat-Nya. Jika hamba datang dengan berjalan dan segera bertaat maka Allah akan melimpahkan rahmat yang amat banyak.
Allah menyukai hamba-Nya yang bertaubat meskipun taubat tersebut terlambat.
عَنْ عَبْدِ اللهِ عُمَرَ عَنِ النَّبي صلىالله عليه وسلم إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَقْبَلَ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَالَمْ يُغَر غرً {اخرجه ابن ماجه في كتاب الزهد}
Artinya : “Dari Abdillah bin Umar dari Nabi SAW bersabda sesungguhnya Allah yang maha tinggi, dan agung, pasti akan menerima taubat-Nya seorang hamba selagi hamba itu belum sekarat.
Dari hadits tersebut nyatalah bahwa Allah adalah maha pengampun, Allah mengampuni dosa hamba-Nya yang bertaubat sekalipun taubat tersebut terlambat asalkan belum sekarat.

Kesehatan mental

Kesehatan mental

Tidak seorangpun yang tidak ingin menikmati ketenangan hidup, dan semua orang akan berusaha mencarinya, meskipun tidak semuanya dapat mencapai yang diinginkannya itu. Bermacam sebab dan rintangan yang mungkin terjadi sehingga banyak orang yang mengalami kegelisahan, kecemasan dan ketidak puasan.

Keadaan yang tidak menyenangkan itu tidak terbatas kepada golongan tertentu saja, tetapi tergantung pada cara orang menghadapi sesuatu persoalan. Misalnya ada orang miskin yang gelisah karena banyak keinginannya yang tidak tercapai, bahkan orang kaya  yang juga gelisah, cemas dan merasa tidak tentram dalam hidupnya yang diakibatkan faktor lain seperti kebosanan atau ingin menambah hartanya lebih banyak lagi.

Setiap orang, baik yang berpangkat tinggi atau tidak berpangkat bahkan seorang pesuruh, menemui kesukaran dalam berbagai bentuk. Hanya satu hal yang sama-sama dirasakan yaitu ketidaktenangan jiwa. Sesungguhnya ketenangan hidup, ketentraman jiwa atau kebahagiaan batin, tidak tergantung kepada faktor-faktor luar seperti keadaan sosial, ekonomi, politik, adat kebiasaan dsb. Akan tetapi lebih tergantung dari cara dan sikap menghadapi faktor-faktor tersebut.

Jadi yang menentukan ketenangan dan kebahagiaan hidup adalah kesehatan mental. Kesehatan mental itulah yang menentukan tanggapan seseorang terhadap suatu persoalan, dan kemampuannya menyesuaikan diri. Kesehatan mental pulalah yang  yang menentukan apakah orang akan menpunyai kegairahan untuk hidup, atau akan pasif atau tidak bersemangat.

Orang yang sehat mentalnya tidak akan lekas merasa putus asa, pesimis atau apatis, karena ia dapat mengahadapi semua rintangan  atau kegagalan hidupnya dengan tenang. Apabila kegagalan itu dihadapi dengan tenang, akan dapatlah dianalisa, dicari sebab-sebab yang dimenimbulkannya, atau ditemukan faktor-faktor yang tidak pada tempatnya. Dengan demikian akan dapat dijadikan pelajaran yaitu menghindari semua hal-hal yang membawa kegagalan pada waktu yang lain.

Untuk mengetahui apakah seseorang sehat atau terganggu mentalnya, tidaklah mudah. Biasanya yang dijadikan bahan penyelidikan atau tanda-tanda dari kesehatan mental adalah tindakan, tingkah laku atau perasaan. Karenanya seseorang yang terganggu kesehatan mentalnya bila terjadi kegoncangan emosi, kelainan tingkah laku atau tindakannya.

Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap pasien-pasien yang terganggu kesehatan mentalnya, dapat disimpulkan bahwa kesehatan mental yang terganggu dapat mempengaruhi keseluruhan hidup seseorang. Pengaruh itu dibagi dalam empat kelompok yaitu ; perasaan, pikiran/kecerdasan, kelakuan dan kesehatan badan. Hal ini semua tergolong kepada gangguan jiwa, sedangkan sakit jiwa adalah jauh lebih berat.



Tips Merawat Kesehatan Mata

Tips Merawat Kesehatan Mata

Di Posting Oleh Blue Miki | Posted under Kesehatan. Advertiser
Kali ini kami menyajikan , Tips Merawat Kesehatan Mata, dimana kami menyediakan banyak Cara untuk anda dalam merawat kesehatan mata anda.

Tips  Merawat Kesehatan Mata
Tips Merawat Kesehatan Mata

Mata adalah bagian terpenting dalam 5 panca indra manusia, Mata merupakan indra penglihatan yang mutlak penting untuk menunjang seseorang melakukan berbagi macam kegiatan, Membaca, melakukan aktivitas dan lainnya. Oleh karena banyaknya peranan mata bagi seseorang, tentunya kita juga harus memperhatikan kesehatan mata kita. Perhatikan Tips dibawah ini :
1. Anda perlu membiasakan diri dari hal yang terkecil untuk merawat kesehatan mata .Mencuci mata, dan melindungi mata jika anda akan berkendara jauh dan terkena pengaruh dari AC jika anda menggunakan mobil, anda bisa menggunakan kacamata.
2. Konsumsilah makanan yang banyak mengandung vitamin A,
3. Jika anda adalah seseorang yang kesehariannya berada didepan komputer kerja, maka anda perlu membatasi porsi kerja mata anda, maksudnya adalah jika anda berada di depan komuter selama berjam-jam maka anda juga perlu beberapa menit untuk merefresh mata anda, anda bisa menambahkan vas bunga, atau tanaman lain,di atas meja kerja anda. Karena hal itu dapat digunakan mengalihkan pandangan anda dari komputer.
Buatlah jeda waktu yang dapat anda pakai untuk mengistirahatkan mata anda.
4. Jika perlu anda dapat menambahkan suplemen, untuk mata anda
5. Sempatkanlah memngkonsumsi juice dari wortel, pepaya, apel dan tomat, untuk memelihara kondisi mata anda.
6. jika anda membaca , aturlah duduk anda, jangan sekali-sekali membaca dengan posisi tidur, karena akan merusak mata.
7. Jika anda mengunakan soft lens atau kacamata, anda perlu menggantinya dalam jangka waktu 3-4 bulan sekali.
8. Jika anda mengalami kelelahan pada mata anda maka, saran yang paling tepat adalah anda bisa berrefresing di tempat yang banyak terdapat tumbuhan hijau, Taman, pegunungan atau kebun sayuran, karena menurut riset yangpernah dilakukan, syaraf mata akan kembali normal dan relaks.

UPT Gudang Farmasi

UPT Gudang Farmasi PDF Print E-mail
Written by Manager   
Friday, 19 September 2008 07:04
 
I.VISI
Menjadi pusat penyimpanan dan distribusi obat dan perbekalan kesehatan   yang optimal dan dapat dipertanggungjawabkan untuk menunjang   pelayanan kesehatan yang bermutu di Kabupaten Tangerang.

II.MISI
   1. Menjaga mutu obat terjamin, memenuhi criteria khasiat dan keamanan obat.
   2. Obat yang tersedia sesuai kebutuhan nyata baik dalam jumlah dan jenis obat serta kontinyu.
   3. Meningkatkan profesionalisme dalam penyimpanan dan distribusi obat dan perbekalan kesehatan.
   4. Meningkatkan pencatatan dan pelaporan obat dan perbekalan kesehatan dengan pemanfaatan teknologi informasi.

III.NILAI-NILAI
   1.Kejujuran.
   2.Kerjasama Tim.
   3.Profesionalisme.
   4.Cepat Tanggap.

IV.TUJUAN
   Tercapainya obat yang bermutu dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat dengan prosedur distribusi yang efektif dan efesien.

V.ORGANISASI
   Susunan Organisasi Pelaksana Teknis Gudang Farmasi terdiri dari :
   1.Kepala UPT;
   2.Kelompok Jabatan Fungsional;
   3.Sub Bagian Tata Usaha;
   4.Pelaksana Urusan Penyimpanan dan Pendistribusian;
   5.Pelaksana Urusan Pencatatan dan Pendistribusian.

Bidang Kesehatan Keluarga

Bidang Kesehatan Keluarga PDF Print E-mail
Bidang Kesehatan Keluarga mempunyai   tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi serta pengawasan dan pengendalian program kesehatan ibu dan anak, pelayanan medis keluarga berencana, kesehatan remaja dan usia lanjut serta peningkatan gizi masyarakat.

Bidang Kesehatan Keluarga terdiri dari :
  1. Seksi Gizi
    Mempunyai mempunyai   tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi serta pengawasan dan pengendalian kegiatan peningkatan gizi masyarakat

    Seksi Gizi  mempunyai fungsi:
    • Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pengumpulan data bahan perumusan kebutuhan  dan penyiapan bahan untuk  peningkatan status gizi masyarakat, peningkatan gizi masyarakat;
    • Pelaksanaan kegiatan kebutuhan  dan penyiapan bahan untuk  peningkatan status gizi masyarakat, peningkatan gizi masyarakat;
    • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi /lembaga terkait
    • Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta pelaporan kegiatan ;

  2. Seksi Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga Berencana
    Mempunyai tugas  merencanakan, melaksanakan pembinaan dan  koordinasi serta pengawasan dan pengendalian kegiatan Kesehatan ibu, anak dan pelayanan medis keluarga berencana.

    Seksi Kesehatan Ibu, Anak Dan Keluarga Berencana mempunyai fungsi :
    • Perencanaan kegiatan pengumpulan data bahan perumusan usaha Kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak, wanita usia subur dan pelayanan medis keluarga berencana;
    • Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan, penganalisisan data usaha Kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak, wanita usia subur dan pelayanan medis keluarga berencana;
    • Pelaksanaan kegiatan usaha Kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak, wanita usia subur dan pelayanan medis keluarga berencana
    • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi /lembaga terkait Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta pelaporan kegiatan ;
  3. Seksi Kesehatan Remaja dan Lansia
    Mempunyai mempunyai   tugas merencanakan, melaksanakan   pembinaan dan koordinasi serta pengawasan dan pengendalian kegiatan Kesehatan remaja dan lansia.

    Seksi Kesehatan Remaja dan Lansia mempunyai  fungsi:
    • Perencanaan kegiatan pengumpulan data bahan perumusan Usaha Kesehatan remaja termasuk di institusi pendidikan setingkat SD sampai dengan SLTA  dan lansia;
    • Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan, penganalisisan data Usaha Kesehatan remaja termasuk di institusi pendidikan setingkat SD sampai dengan SLTA  dan lansia;
    • Pelaksanaan kegiatan Usaha Kesehatan remaja termasuk di institusi pendidikan setingkat SD sampai dengan SLTA  dan lansia;
    • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi /lembaga lainnya terkait Usaha Kesehatan remaja termasuk di institusi pendidikan setingkat SD sampai dengan SLTA  dan lansia;
    • Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta pelaporan kegiatan;

Sekretaris

Sekretaris PDF Print E-mail
Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.
Sekretariat dinas mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi serta pengawasan dan pengendalian bidang umum dan perencanaan kepegawaian serta keuangan dinas.

Sekretariat mempunyai fungsi:
  • Perencanaan dan pengelolaan bahan perumusan kebijakan yang berkaitan dengan umum dan perencanaan, kepegawaian serta keuangan dinas;
  • Pelaksanaan pemberian fasilitas dan dukungan pelayanan teknis administrasi dilingkungan dinas;
  • Pelaksanaan penyusunan program kegiatan bidang umum dan perencanaan, kepegawaian, serta keuangan dinas;
  • Pelaksanaan pengelolaan surat menyurat, tata naskah dinas,, kearsipan, perlengkapan, rumah tangga dan pemeliharaan sarana dan prasarana dinas;
  • Pelaksanaan tertib administrasi pengelolaan inventarisasi barang, pemeliharaan sarana dan prasarana, perlengkapan dan aset dinas;
  • Pelaksanaan pengelolaan administrasi dan penatausahaan keuangan;
  • Pelaksanaan dan pembinaan organisasi dan tatalaksana di lingkup dinas;
  • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lainnya terkait kegiatan dinas;
  • Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta pelaporan kegiatan dinas;

Sekretariat terdiri dari:
  1. Sub Bagian Umum dan Perencanaan
    Sub Bagian Umum dan Perencanaan mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi, serta pengawasan dan pengendalian kegiatan surat menyurat, kearsipan, urusan rumah tangga dan perlengkapan , penyusunan rencana kegiatan dinas , penyusunan program dan evaluasi kegiatan dinas.

    Sub Bagian Umum dan Perencanaan mempunyai fungsi :
    • Perencanaan program dan kegiatan dinas yang meliputi perencanaan program tahunan dan limatahunan;
    • Perencanaan persiapan bahan pelaksanaan kegiatan tata usaha, aset, perlengkapan dan kepegawaian dilingkugan dinas;
    • Pelaksanaan pengelolaan kegiatan surat menyurat yang meliputi pengetikan, penggandaan, pengiriman dan pengarsipan;
    • Pelaksanaan pengurusan administrasi perjalanan dinas;
    • Pelaksanaan inventarisasi,pembelian, pendistribusian dan pemeliharaan barang-barang inventaris kantor;
    • Perencanaan kegiatan pengumpulan data bahan perumusan kebijakan Dinas;
    • Pelaksanaan penyusunan pedoman dan program kerja dinas;
    • Pelaksanaan kegiatan dinas sesuai perencanaan yang telah ditetapkan meliputi penyusunan Lakip, Renstra, rencana kegiatan, keorganisasanian dan tatalaksana dinas;
    • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi /lembaga lainnya terkait perencanaan dinas;
    • Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta pelaporan kegiatan dinas;
  2. Sub Bagian Kepegawaian
    Mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi serta pengawasan dan pengelolaan administrasi kepegawaian ub Bagian Kepegawaian

    Sub Bagian Kepegawaian mempunyai fungsi:
    • Pelaksanaan pengelolaan administrasi kepegawaian meliputi data pegawai, perpindahan, kepangkatan dan pemberhenitan pegawai dilingkungan dinas;
    • Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan pegawai di lingkungan dinas;
    • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lainnya terkait sub bagian kepegawaian;
  3. Sub Bagian Keuangan
    Bagian Keuangan mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi serta pengawasan dan pengendalian kegiatan penyusunan rencana anggaran dan belanja dinas, pembukuan, perhitungan anggaran dan verifikasi serta pengurusan keuangan dinas.

    Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi:
    • Perencanaan kegiatan pengelolaan administrasi keuangan meliputi penyusunan anggaran, pencairan, pembukuan dan pelaporan pertanggungjawaban anggaran;
    • Pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan meliputi penyusunan , anggaran, pencairan, pembukuan dan pelaporan pertanggungjawaban anggaran;
    • Pelaksanaan usulan perbaikan dan perubahan anggaran kegiatan dinas’;
    • Pelaksanaan penyusunan laporan neraca keuangan;
    • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lain terkait dengan kegiatan sub bagian keuangan;
    • Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta pelaporan kegiatan sub bagian keuangan
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme